Daisypath Anniversary tickers

Monday, 22 August 2011

Sai Gon #2: The City Tour

Berbekal pengalaman semalam, akhirnya kami menyewa motor didekat hotel. Dengan 8usd seharian.

Rencana jalan hari ini adalah city tour jadi kita akan mengunjungi war remenants museum-reunification palace-notredame, dll.

War Remenants Museum
Intinya museum sisa perang vietnam-amerika. Isinya, yah tank, senjata, blablabla. Boring. Honestly ya si Muka Lebar duduk ditaman, alesannya capek-pdhl tempat pertama yg dikunjungi. Nunggu si Kaki Berbulu muterin halaman yg penuh mesin2 yg ga jelas. Masuk ke museum yang merupakan bangunan berlantai 3. Lantai 1 adalah propoganda. Dukungan seluruh dunia untuk vietnam atas serangan milites USA. Termasuk ada peta hubungan diplomatik (ada endonesah loh tapi gak lngs stlh kita merdeka menjalin hub diplomatik) eniwei baidewei, eike boring parah lah disini, karena isinya poster dan foto demo doang. Ada surat nyurat juga.

Lantai 2 bagian paling mengerikan, ini yg bikin vietnam government. Isinya foto2 laporan apa yg amerika lakukan during the war. Sisanya foto2 akibat perang. Esp bagian foto2 korban chemical weapon. Agent Orange, blue, green, dkk. as we know agent orange terkenal krn paling destruktif. Dan gak tega bok gue melihat korban akibat si agent orenge ini. Akhirnya gue keluar. Sedih bgt.

Lantai 3 ulasan vietnam war, kali ini dr sisi amerika. Foto2 dan cover story dari kantor berita amerika termasuk korban agent orange, orang amerika yg saat itu di Vietnam kena juga. Sedih lah.
Setelah itu museum ditutup untuk lunch. Dan kita diusirin pdhl eike kebelet bokeerr. Akhirnya, kita melanjutkan perjalanan ke reunification palace, karena masih tutup, kita memutuskan untuk ke Quan An Ngon 38 yg letaknya didepan si palace.

Quan An Ngon 38, itu kaya pujasera, semua makanan khas Vietnam ada disini. Sayangnya fresh spring roll-nya pork. Jd kita gak pesan, kita makan sebagai pembuka, semacam kue kanji dg udang dan ebi, rasanya aneh.
Main dishnya, karena salah paham *salah paham loh ya bukan sengaja* Jadilah kita pesan, duck congee (bubur bebek), crab fried rice, bihun goreng, dan cumi bakar special. Yang semuanya (as i said previously on hanoi lunch experience) porsinya gedeee dan banyak! Bubur bebek pesanan si Kaki Berbulu enakk! Si bihun biasa saja. Setelah kenyang, kami memikirkan strategi menghabiskan nasgor dan cumi, dan ternyata crab fried ricenya itu eeeeenaaakkk bgt! Begitu pula cuminya, dan karena kenyang luar biasa, akhirnya dibungkus deh nasgor dan cuminya.

Reunification Palace
Boring part 2. Museum isinya istana presiden vietnam selatan-Sai Gon, istana ya gitu deh isinya. Katanya posisinya gak bagus feng sui nya jd kalah perang, trus posisinya tusuk sate. Oke .

Sorean, kita ke vincom center, mall yg lumayan bagus dan parkir disitu dan jalan kaki ke orpra house, committee building, post office dan tak lupa ke notredame. Di depan Notredame ada jualan jajan, paper rice, pake daun bawang dan telor puyuh dibakar di arang. Rasanya bak opak tipis. Gak enak. Weks.

Setelah foto2 di tempat terkenal, pulang. Dinner kita makan nasgor dan cumi bungkusan semalam. Tak lupa malamnya beli tiket buat half day tour ke chuchi tunnel. We can't wait for tommorrow!
Published with Blogger-droid v1.7.1

Finally it's on


Well, I have been waiting to live on my own. Decorating my own place... Too much to tell, we'll talk about this later, let's get straight to the point.

According to my plan I will have a grey theme room. It's edgy, modern simple futuristic, anyhow, by the time I moved here my curtain was not ready.

Since we can't live without sun light blocker, the curtain provider give us a substitute curtain, which is not the color we want, arrghdistrubinglyugly, gold and based on my artisty value, I better put the
flag as my curtain (as si Kaki Berbulu did to our balcony glass door), they promise us to replace the curtain on tuesday, which is working day, we can't.

On saturday, I came to them, and they said it was not ready, ok I left with less patience. Today, after having an intense not intimate a bit intimidating high tone discussion and followed by a few destructive actions with si Kaki Berbulu, I came to the curtain provider with a high expectation of my curtain that I can see my edgy grey curtain, and put it on my window. But she said, they are not ready.

My first response was "i'll wait here until it's ready". After few minutes of sitting, she finally told me, that my curtain fabrics was not available due to increase of crude oil price, iraq bombing, and kate middleton also wants it so bad, she buys all the fabrics and wrap her self. Then she told me that the workers are busy, too many orders because it seems that the entire world order the same curtain at the same time ofmy order, and I have to wait several more days...

And then there goes my patience. I am fat angry bitch who wants her grey curtain. And the best part was, when they checked the list, actually based on the list THEY MADE, my curtain is already DONE. Please miss, are you kidding me?

So, here I am enjoying my grey curtain. Ah... I think I can do this all day, starring at my curtain match my bed sheet. Sweet!
Published with Blogger-droid v1.7.1

Monday, 27 June 2011

Urgently required!

A good friend is required to accompany me trying out new restaurants or new foods or simply having a good foods.

The candidates shall have the following qualifications:
1. Open to anykind of food;
2. Non smoker will be favourable;
3. Good communication skill and has the abillity to develop a conversation;
4. Has the ability to pay her/his own meal expenses; and
5. Willing to pay my bills would be a huge advantage.

Please send your cv at the latest 2 hours after read this post.

_____________________


Published with Blogger-droid v1.7.1

Tuesday, 14 June 2011

Knock knock: who's there? Part 1

Tepar.

Wiken ini sungguh luar biasa, diawali dengan drama Butut dan Pa'um yg mau ke bdg Jumat malem. Pa'um gak mau naik travel gara-gara takut nanti diturunin entah dimana atau diculik. *maapkan bapak saya suka lebay, pdhl mending nyulik mba-mba cakep drpd bapak2 kumisan. Kecuali bapake itu osamah bin laden* Emangnya anaknya kemana orang tuanya ko naik travel? Anaknya cape habis main bultang tengah malem!

Besokannya, bangun lebih pagi dari hari-hari biasanya (lbh pagi dr ngantor!) jam 10 sudah di Kalibata, dimulai dari mengantri di kantor serah terima Kalibata. Yay si rusunami akhirnya jadi! Antrian cukup panjang namun prosesnya cukup cepat, kecuali bagian bayar iuran dan instalasi2. Antri panjang, ditemani Si Kaki Berbulu dan bertemu adit pula. Sekitar pukul 12 selesai urusan bayar2, dan ambil kunci, barulah si Muka Lebar sadar kalau lantai dia, belum ada yg mengambil kunci... Yang berarti akhhh aku sendirian di lantai 17!! *jreng jreng soundtrack film horror*

Kunci sudah ditangan, yay! Ditemani mas2 developer mengecek, pintu nempel, colokan ada, air nglir. Ya begitulah.

Aku senang sekali, akhirnya punya tempat tinggal! Pintunya ada lubang ngintipnya, jd kalo ada yg ngetok jva k usah nanya siapa bisa ngintip. Hahaha *ndeso pol* Yaaaay!
Published with Blogger-droid v1.7.1

Saturday, 11 June 2011

The Red Devil Yummy!

Well, as i said yah. Ini bulan seret. Jadi si Muka Lebar dan si Kaki Berbulu kudu ngirit maksimum. Tapi wiken jangan ngirit2 lahhh, biarlah senin sampai jumat sajah plus sabtu.

Jadinya minggu kemarin kami berjalan jalan di mall favorit si Muka Lebar, GI, dan setelah terjebak di stan anna sui di pimp oleh mua, muka si Muka Lebar yg awalnya apa adanya menjadi bagai salahsatu harajuku girls-nya mba Gwen. Ampe jalan berasa artis, merasa semua mata ngeliatin dia, sembari, menempelkan pipi ke kaos si kaki berbulu berharap kadar blush on di pipi tembem hilang.

Yang akhirnya, si kaki berbulu kesel juga "udah ah, biarin jarang2, makan yuk". Makan dimana kita, pilihan jatuh pada resto baru buka di GI. Pas lewat didepannya, wow ini resto baru buka gak ada promo2nya, adem ayem. Biasanya resto baru buka kan heboh, pake selembaran, pake badut, dll. Well, pasti cukup pd sama restonya. Masuklah kami di mad for garlic, yang ternyata italian resto dan melihat menunya yang gak begitu banyak (dibanding peppenero dan tratoria). Masuklah kami ke resto yang gelap dan gothic marrocan? Saya bukan ahli interior.

Kami pun duduk di kursi dan melihat menu, to try out new dish, first find thing that attract you the most, for me, chilli icon. Gue cari icon chilli yg paling banyak di menunya. Sementara si kaki berbulu icon favorite dish. He buys the thing called 'recomended' or 'favorites'. Blaaah. Selera pasar kan relatif begitupula selera si chef.

Dipesanlah dua main dishes, from pasta section i bought red devil, a pasta dish with seafood dan si kaki berbulu order from rice section the risotto garlic mushroom. Kami menunggu menu cukup lama. Cukup untuk kami memperhatikan sekitar, sengaporean family sebelah kita yg ortunya sedang berantem sementara anaknya autis main game di i phone pake ear pod, remaja tionghoa segroup makan pija yang tampak lejat. Dan sebenarnya kami ingin duduk di sofa box, yg warnanya maroon dan hitam dengan lampu maroko diatasnya (main the sims then u'll know maroccan lamp kaya gimana) tapi gak dikasih sama mba-nya. PELIT! Sambil melihat orang lain mostly menyantap pijanya yg tampak lejat, dan kami tidak pesan pija, krn ga begitu suka, such a waste kalo ga dimakan, dan si Muka Lebar nyeletuk "it's better taste really good yah baby, considering the price".

Maklum we had a bad dinner expirience. Untungnya di traktir. Karena gak bayar sendiri. I kept the story with me and my lovely kaki berbulu. Anyway, Mad Garlic adalah resto segroup dengan Tony Romas, wow, harusnya kualitas masakannya oke yah.

Datanglah si red devil. Is it the poor light or the soup of the dish is bloody red, sepiring penuh menggunung dengan seafood, oyster, squid and tiger prawn. Dengan serabut bawang daun serut diatasnya. Si Kaki Berbulu sudah "wow it looks good baby", si kaki berbulu suka bgt makanan berantakan, nyampur semua, tampilan si red devil ini emang agak berantakan, pasta angel hair dan seafood yg generous, kuah merah darah. Mari diaduk, ternyata isinya cukup banyak, si pasta berkuah sedikit, macam mie nyemek kalo mie jawa ini pasta nyemek. Uap panas dan baunya sudah bikin mouth watering, mari kita sikat, coba kuahnya. Rasanya pedas.
Menurut Master Chef ini adalah Bouillabaisse, ku cocokan sepihak bedasarkan warna dan ingridients-nya *sotoy*
 s



Orang indonesia itu gila condiments ya, dikit dikit tambah garam cuka merica tabasco saus acar dll. Buat si Muka Lebar, makanan enak itu makanan yang ga perlu pake condiments. Si pasta Red Devil ini sodara-sodara, rasanya pedas, dengan kuah tidak asin tidak gurih tapi berasa kaya air laut. Tidak hanyir, pastanya empuk (orang bilang al dante), seafoodnya? Cuminya gak alot, udangnya manis dan oysternya rasanya percis seperi oyster mentah, kalo makan di grand hyatt cafe, segar dengan rasa laut. Well, satu hal yang pasti they use the best and the fresh ingridients. Rasa? Rasa itu relatif, and i can say i love the spicy flavour, hebatnya lagi makin dasar kuahnya makin pedas, apalagi di tumpukan bumbunya, disuapan akhir pedesnya enakk!

Bagaimana Risotto si Kaki Berbulu? Well the second dish came when i taste the Red Devil soup. Dan si risotto datang putih dan panas mengepul. Nasinya dan jamur enoki (i reckon) dan satu jenis jamur lagi kancing atau apa gitu yg aku suka tumis. Dengan paha ayam boneless diatasnya. Menurut si Kaki Berbulu itu adalah risotto terenak yg pernah dia makan. Gurih yang tidak terlalu dominan, tidak terlalu creamy, every elements works well it's a simple flavour yah, si paha ayam justru yg rasanya jelas gurih dan lebih asin, works well with the risotto yah. I love this dish. Lucunya, dlm risotto ada bawang putih utuh dan si kaki berbulu menolak untuk memakannya, dia gak suka bawang. Dan i ate it, it taste good, dan akhirnya dimakan juga sama si kaki berbulu.
the garlic risotto

Pengalaman makan kali ini, secara rasa sangat memuaskan. I love our dishes. Ketika bill datang, we can accept the price for the dishes tapi untuk service taxnya yg 7,5% oh no no no. Pelayannya gak cekatan, i asked them twice to give me the menu (makanya kita gak jd nambah order krn kelamaan ngambilnya), dan a bit jutek yg nerima kita, kita minta duduk di sofa gak dikasih pdhl ada pasangan b2 disitu juga. Kata dia untuk 6 orang. Kenapa sih? Jadi overprice yah buat service tax, gak sebanding sama kualitas pelayanan. So, turunin service taxnya! *gak rido bayar 7,5% buat pelayanan setengah hati*

pulangnya kita beli serabi kinca duren ulliko, yg rasanya nampol dan jajanan taiwan yg so std bgt. Ugh langsung mengantuk kebanyakan makan.
Published with Blogger-droid v1.6.7

Tuesday, 10 May 2011

Don't ever...

Don't ever... ever... ever... say..

U will get home early and end up your day watching TV...
It will turn out the otherwise...

Ahhhh.....